Review Film Be With You. Film Be With You yang dirilis pada 2018 tetap menjadi salah satu drama fantasi romantis Korea paling mengharukan hingga saat ini. Disutradarai oleh Lee Jang-hoon, film ini merupakan remake dari film Jepang berjudul sama tahun 2004, dibintangi So Ji-sub sebagai Woo-jin dan Son Ye-jin sebagai Soo-ah. Cerita berpusat pada janji sederhana seorang istri kepada suami dan anaknya sebelum meninggal, yang secara ajaib terwujud melalui elemen musim hujan dan waktu. Meski bergenre fantasi, film ini lebih menonjol sebagai drama keluarga yang penuh emosi, membuat penonton menangis sekaligus tersenyum karena kehangatan cinta yang tak pernah pudar. BERITA BASKET
Sinopsis dan Elemen Fantasi: Review Film Be With You
Cerita dimulai dengan Woo-jin, seorang ayah tunggal yang membesarkan anak laki-lakinya, Ji-ho, sendirian setelah istrinya, Soo-ah, meninggal karena penyakit. Sebelum wafat, Soo-ah berjanji kepada Ji-ho bahwa ia akan kembali saat musim hujan tiba. Woo-jin menganggap itu hanya dongeng untuk menghibur anak, tapi suatu hari di awal musim hujan, seorang wanita misterius muncul di dekat rumah mereka – ternyata Soo-ah yang tak ingat apa pun tentang masa lalu.
Soo-ah yang kembali ini sama persis seperti dulu, tapi tanpa memori tentang Woo-jin dan Ji-ho. Mereka bertiga mulai menghabiskan waktu bersama lagi, membangun kenangan baru sambil Woo-jin berusaha membuat Soo-ah jatuh cinta lagi. Elemen fantasi berupa “kembalinya Soo-ah” dieksekusi dengan lembut, tanpa efek spesial berlebih – fokusnya pada interaksi keluarga dan momen-momen kecil seperti bermain di hujan atau makan bersama. Twist di bagian akhir mengungkap rahasia di balik janji itu, membuat cerita semakin emosional dan memberikan penutup yang bittersweet tapi penuh harapan.
Akting dan Chemistry Pemain: Review Film Be With You
So Ji-sub dan Son Ye-jin adalah pasangan sempurna untuk film ini. So Ji-sub memerankan Woo-jin dengan nuansa pria pendiam tapi penuh kasih, yang sudah belajar hidup dengan kehilangan tapi tetap menyimpan cinta mendalam. Ekspresinya saat berusaha tak terlalu emosional di depan Soo-ah yang tak ingat apa-apa sangat menyentuh. Son Ye-jin sebagai Soo-ah membawa kehangatan dan kepolosan yang membuat karakternya mudah disukai – ia berhasil menunjukkan transformasi dari wanita asing menjadi ibu dan istri yang penuh cinta tanpa terasa dipaksakan.
Chemistry keduanya terasa alami dan matang, terutama di adegan-adegan sederhana seperti berjalan di bawah payung atau bercanda di dapur. Anak kecil yang memerankan Ji-ho juga luar biasa – polos dan menggemaskan, menjadi jembatan emosional antara kedua orang tuanya. Interaksi keluarga kecil ini terasa hangat dan nyata, membuat penonton ikut merasakan kebahagiaan sekaligus kepedihan mereka.
Tema dan Pesan yang Tersirat
Be With You mengeksplorasi tema cinta abadi, kekuatan janji, dan keajaiban keluarga di tengah kehilangan. Elemen fantasi musim hujan jadi metafor bahwa cinta sejati bisa “kembali” dalam bentuk kenangan, kebersamaan baru, atau harapan yang tak pernah mati. Film ini bicara tentang bagaimana kehilangan orang tercinta tak pernah benar-benar hilang, tapi bisa diubah menjadi kekuatan untuk terus hidup dan mencintai.
Ada pesan mendalam tentang menghargai waktu yang ada – Woo-jin belajar untuk tidak lagi menyimpan penyesalan, sementara Soo-ah yang “baru” mengajarkan bahwa cinta bisa tumbuh lagi meski dari nol. Film ini juga menyentuh isu orang tua tunggal dan bagaimana anak kecil memahami kehilangan dengan cara polos mereka sendiri. Pesan utamanya adalah cinta tak mengenal batas waktu atau memori; selama ada hati yang menyimpan, cinta itu akan selalu menemukan jalan kembali.
Kesimpulan
Be With You adalah drama fantasi romantis yang berhasil menyeimbangkan keajaiban dengan emosi keluarga yang sangat manusiawi. Dengan akting memukau So Ji-sub dan Son Ye-jin, cerita sederhana tentang janji musim hujan ini mampu membuat penonton menangis bahagia sekaligus sedih. Bukan film dengan twist rumit atau efek megah, tapi kekuatannya ada pada momen-momen kecil yang penuh kehangatan dan pesan tentang cinta yang tak pernah benar-benar pergi. Bagi yang suka romance dengan sentuhan fantasi ringan dan tema keluarga yang mendalam, film ini wajib ditonton – siapkan tisu, karena pasti akan meninggalkan rasa hangat dan haru yang lama. Klasik modern yang membuktikan bahwa cinta sejati bisa kembali, meski hanya dalam bentuk kenangan atau harapan baru.

