Review Film Even If This Love Disappears: Cinta yang Hilang. Even If This Love Disappears Tonight menjadi salah satu film romansa Korea terbaru yang tayang di Netflix pada awal 2026, disutradarai oleh Kim Hye-young. Adaptasi dari novel Jepang populer yang sebelumnya diadaptasi menjadi film Jepang pada 2022, versi Korea ini dibintangi Choo Young-woo dan Shin Si-ah sebagai pasangan remaja SMA. Cerita berpusat pada seorang gadis SMA yang menderita anterograde amnesia—setiap pagi ingatannya reset ke hari sebelumnya—dan seorang teman sekelas pemalu yang memilih mencintainya meski tahu cinta mereka harus dibangun ulang setiap hari. Dengan durasi sekitar 106 menit, film ini menyajikan kisah cinta pertama yang rapuh, manis, dan mengharukan, menekankan nilai menghargai momen saat ini karena besok tak dijamin. Respons penonton awal menunjukkan film ini berhasil menyentuh hati dengan pendekatan lembut dan emosional, menjadikannya tontonan wajib bagi penggemar romance bittersweet. REVIEW KOMIK
Sinopsis Plot: Review Film Even If This Love Disappears: Cinta yang Hilang
Film ini mengisahkan Seo-yoon, gadis SMA yang mengalami amnesia anterograde akibat kecelakaan, sehingga setiap kali bangun tidur, ia lupa semua peristiwa hari sebelumnya. Ia menulis catatan harian untuk mengingat hidupnya, termasuk aturan ketatnya agar tidak jatuh cinta karena tak ingin menyakiti orang lain. Namun, Jae-won, siswa biasa yang pendiam dan sering diamati dari jauh, akhirnya mengaku perasaannya—awalnya mungkin sebagai lelucon atau tantangan, tapi perlahan menjadi tulus. Mereka mulai menjalin hubungan, di mana Jae-won berusaha menciptakan kenangan bahagia setiap hari meski tahu Seo-yoon akan melupakannya besok. Cerita berkembang melalui momen-momen kecil sehari-hari seperti kencan di sekolah, festival, dan percakapan hangat, yang perlahan membangun ikatan mendalam. Ada elemen ringan seperti bantuan dari teman-teman mereka, tapi inti narasi tetap pada kesulitan Jae-won menghadapi kenyataan bahwa cintanya tak akan bertahan dalam ingatan. Alur berjalan pelan tapi penuh perasaan, menuju klimaks emosional yang menguji apakah cinta bisa bertahan meski ingatan hilang, dan bagaimana keduanya memilih hidup di saat ini.
Performa Aktor dan Karakter: Review Film Even If This Love Disappears: Cinta yang Hilang
Choo Young-woo sebagai Jae-won tampil memukau dengan ekspresi halus yang menangkap rasa ragu, kasih sayang, dan kepedihan diam-diam. Ia berhasil membuat karakter pemalu ini terasa relatable dan mendalam, terutama saat berjuang menjaga hubungan yang selalu dimulai dari nol. Shin Si-ah sebagai Seo-yoon membawa kehangatan dan kerentanan yang autentik—senyumnya cerah tapi matanya menyimpan kesedihan tersembunyi atas kondisinya. Chemistry keduanya terasa natural, membuat interaksi sehari-hari seperti berjalan bersama atau berbagi es krim terasa intim dan menyentuh. Peran pendukung seperti teman Jae-won dan keluarga Seo-yoon juga solid, menambah lapisan dukungan emosional tanpa mencuri perhatian. Secara keseluruhan, performa aktor menjadi kekuatan utama, membuat penonton ikut merasakan keindahan serta kepedihan cinta yang rapuh ini.
Elemen Produksi dan Kritik
Kim Hye-young mengarahkan film ini dengan gaya lembut dan terkendali, fokus pada close-up wajah dan momen intim daripada adegan dramatis berlebih. Sinematografi menangkap keindahan musim semi Korea dengan cahaya hangat, pantai, dan suasana sekolah yang nostalgik, menciptakan nuansa mimpi yang pas untuk tema ingatan yang hilang. Musik latar melankolis mendukung emosi tanpa memaksa, sementara pacing lambat justru memperkuat rasa bahwa setiap hari berharga. Film ini berhasil menyampaikan pesan tentang menghargai waktu dan cinta tanpa manipulasi air mata murahan. Namun, bagi sebagian penonton, alur yang terlalu pelan di awal mungkin terasa kurang dinamis, dan elemen amnesia kadang terasa mirip cerita serupa di genre romance. Meski begitu, pendekatan yang tulus dan ending yang bittersweet membuatnya tetap menyentuh dan memorable, terutama dalam menangani tema grief dan penerimaan.
Kesimpulan
Even If This Love Disappears Tonight adalah romansa remaja yang berhasil menyajikan cinta yang hilang dengan cara paling lembut dan mengharukan. Dengan arahan sensitif Kim Hye-young, performa kuat Choo Young-woo dan Shin Si-ah, serta narasi yang menekankan nilai momen saat ini, film ini menjadi pengingat indah bahwa cinta sejati tak selalu butuh ingatan abadi—cukup hadir sepenuh hati setiap hari. Meski ada sedikit kekurangan dalam pacing, ia meninggalkan kesan mendalam tentang kerapuhan cinta pertama dan keberanian mencintai meski tahu akhirnya mungkin pudar. Bagi yang suka cerita emosional ringan tapi dalam, ini adalah tontonan Netflix yang layak ditonton—sebuah kisah tentang cinta yang hilang tapi tak pernah benar-benar pergi dari hati.
