Review Film Ted. Film Ted (2012), disutradarai Seth MacFarlane, tetap menjadi salah satu komedi R-rated paling ikonik hingga akhir 2025. Film ini mengisahkan John Bennett, seorang pria dewasa yang masih sangat bergantung pada boneka beruang hidup bernama Ted, yang menjadi teman masa kecilnya. Dengan humor kasar, dialog cepat, dan chemistry kuat antara Mark Wahlberg dan Seth MacFarlane (sebagai suara Ted), film ini berhasil jadi hit besar dan melahirkan sekuel. Di era komedi modern yang sering lebih halus, film ini masih sering ditonton ulang karena humornya yang vulgar tapi jujur serta cerita persahabatan yang hangat. BERITA BOLA
Humor Vulgar dan Dialog Cepat yang Lucu: Review Film Ted
Kekuatan utama Ted adalah humornya yang tidak ragu-ragu vulgar dan langsung. Seth MacFarlane sebagai suara Ted memberikan dialog yang penuh makian, referensi budaya pop, dan olok-olok yang kasar. Adegan-adegan seperti Ted yang bertarung dengan penggemar, atau pesta liar yang kacau, jadi ikonik karena kombinasi komedi fisik dan verbal. Film ini tidak berusaha jadi cerdas atau satir, melainkan langsung menyerang dengan tawa melalui situasi absurd dan bahasa kasar. Di 2025, humor ini masih terasa segar karena tidak bergantung pada tren atau referensi yang cepat usang—ia murni tentang dua teman yang sangat tidak dewasa.
Performa Pemeran dan Karakter yang Memikat: Review Film Ted
Mark Wahlberg sebagai John Bennett memberikan penampilan yang sangat lucu—ia berhasil membuat karakter yang dewasa tapi childish terasa alami. Seth MacFarlane sebagai suara Ted menciptakan boneka beruang yang punya kepribadian besar: kasar, sarkastik, tapi setia. Mila Kunis sebagai Lori memberikan keseimbangan sebagai pasangan yang serius, sementara Giovanni Ribisi sebagai antagonis memberikan ancaman yang cukup. Chemistry antara John dan Ted jadi kunci utama—mereka saling mengolok tapi punya ikatan persahabatan yang hangat. Di akhir 2025, penampilan Wahlberg dan MacFarlane masih sering dipuji karena berhasil membuat duo manusia-boneka terasa seperti pasangan komedi klasik.
Narasi dan Pesan yang Hangat
Cerita Ted sederhana tapi efektif: John harus memilih antara persahabatan dengan Ted atau hubungan dengan Lori. Narasi ini memungkinkan banyak momen humor, tapi juga menyisipkan pesan tentang dewasa dan melepaskan masa lalu. Film ini pintar menyeimbangkan tawa dengan momen emosional—seperti saat Ted merasa ditinggalkan atau John sadar ia harus berubah. Di era komedi modern yang sering lebih sarkastik, pesan hangat di film ini terasa menyegarkan. Ia mengajarkan bahwa persahabatan sejati bisa bertahan meski ada perubahan hidup, dan kadang melepaskan adalah bentuk cinta.
Kesimpulan
Ted tetap jadi film komedi yang menghibur dan menghangatkan hati. Dengan humor vulgar yang segar, performa pemeran yang kuat, dan pesan tentang persahabatan serta dewasa, film ini berhasil jadi salah satu karya terbaik Seth MacFarlane. Di akhir 2025, film ini masih sering ditonton ulang karena kemampuannya membuat penonton tertawa lepas sambil tersentuh. Meski sekuelnya tidak sekuat film pertama, Ted tetap jadi standar emas komedi tentang persahabatan yang tidak biasa. Film ini mengajarkan bahwa kadang, untuk tumbuh, seseorang harus melepaskan apa yang paling disayangi—tapi itu tidak berarti lupa. Bagi yang belum menonton, film ini wajib dicoba—terutama untuk melihat bagaimana boneka beruang bisa jadi salah satu karakter komedi paling lucu sepanjang masa.

